Kedudukan manusia di mata Allah itu berbeda walaupun sama-sama ciptaan-Nya, dalam hal ibadah atau bentuk ketaatan tertentu.Ini menunjukan adanya level atau derajat yang berbeda pula. Kalau begitu pertanyaannya adalah apa yang menyebabkan adanya perbedaan kedudukan atau derajat manusia di mata Allah itu?
Ketika adzan berkumandang di waktu subuh, zuhur, asar, maghrib dan isa setiap muslim serentak mengerjakan salat diwaktu-waktu itu. Ketika bulan Ramadhan tiba, seluruh hamba Allah itu mengerjakan puasa bersama-sama pula. Ketika musim haji, serentak semuanya berduyun-duyun mengunjungi baitullah di Mekkah untuk melaksanakan rukun islam kelima itu. Setiap ibadah mahdhah yang dikerjakan tersebut dikerjakan sama baik rukun, syarat dan ketentuan-ketentuan lainnya. Yang membedakannya adalah motivasi yang dibangun oleh hati untuk mengerjaka ibadah-ibadah itu.